Puncak dari mahakarya Allah adalah Kristus. Tanpa Kristus, maka seluruh iman kita sia-sia belaka. Tanpa Kristus kita tidak akan mampu masuk ke dalam kerajaan Sorga. Kristus bukan hanya berbicara mengenai sosok Yesus, tetapi berbicara mengenai siapa saja yang mau mengalami hayat Kristus. Kristus membuat kita berkenan kepada Allah.
Kita juga tidak akan mampu berdoa jika kita [...]
Archive for the 'Renungan Pribadi' Category
Kristus, a masterpiece
Maret 30, 2008Mengenal Allah
Maret 3, 2008Mencari Dia, menghormati Dia adalah sama dengan mengenal Dia. Mengenal kepribadianNya. Sepertinya sangat sulit karena kepribadianNya yang sangat luas. Dibutuhkan keberanian untuk menghadap Allah. Saya tidak boleh menjadi seperti Adam, ketika ia jatuh ke dalam pencobaan, dan Allah mencarinya, lalu ia sembunyi. Karena Adam tidak mempunyai keberanian yang cukup, maka ia menjadi penuh masalah. Saya [...]
Salute!
April 20, 2007Kita mungkin sering mendengar kata ini. Kalau di Indonesia kita melakukannya setelah aba-aba “Hormat, grak!”
Lalu darimana asal-usul cara melakukan penghormatan seperti pada gambar disamping ini?
Kebiasaan ini muncul sekitar awal abad pertengahan (medieval age). Ketika itu para ksatria mengenakan baju zirah dan ketopong untuk melindungi dirinya. Ketopong ini mempunyai penutup tambahan pada daerah mata hingga ke [...]
Suaka
April 14, 2007MetroTV – “Chasing Freedom”
disiarkan pkl. 20.00 WIB
Seorang pelarian (refugee) dari Afghanistan (Mina Cardizi) meminta suaka kepada pemerintah Amerika Serikat supaya bisa terselamatkan dari kondisi politik yang kacau di negaranya. Akan tetapi sesampainya di bandara internasional, ia ditahan karena tidak memiliki dokumen lengkap. Keadaan seperti ini mengantarkannya berkenalan dengan seorang pengacara baru bernama Libby. Selama 4 [...]
Be carefull with the tongue
April 8, 2007terinsipirasi dari salah satu film Korea.
Di salah satu adegannya, tokoh gadis bisu ini berkata, “Kenapa semua orang yang bisa berbicara, menyimpan semua kata-kata indah hanya di dalam hati?”
Begitu banyak masalah yang bisa ditimbulkan yang berawal dari kata-kata buruk. Bahaya lidah kerap kali disinggung dalam Injil.
Yakobus 1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang [...]
Merendahkan diri di saat sulit
April 4, 2007Filipi 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Baru aku sadar bahwa di saat-saat sulit sulitpun aku tetap harus menjaga kerendahan hati di hadapan Tuhan. Aku merasa bahwa di saat-saat bahagia aku lebih mudah merendahkan hati. Akan tetapi jangan sampai aku menyalah gunakan [...]
Bersukacita selalu sekalipun saat sulit
April 3, 2007Sepertinya sangat sulit bagiku untuk selalu bersukacita. Kalau Anda membaca di halaman About maka Anda tahu bahwa selama masa perkembangan mental, aku selalu dibayangi rasa pesimis.
Tetapi aku ingin sekali meneladani Rasul Paulus ketika di penjarapun dia selalu bersukacita.
Filipi 1:4 Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita.
Bagaimana mungkin, dalam kondisi [...]
AntiChrist
April 2, 2007Ketika pertama kali aku dengar kata-kata ini aku merasa ngeri. Otakku menterjemahkan antichrist sebagai orang yang anti kristus. Memang benar. Akan tetapi artinya bukan hanya itu saja. Kristus sebenarnya adalah kepenuhan. Pengurapan. Agar kita layak berdiri dihadapan Allah Bapa. Dan hidup didalamNya adalah juga berarti pertumbuhan iman. Maka semua orang, termasuk orang Kristen sendiri dewasa [...]
Dari kekacauan hingga perbudakan
April 2, 2007Yesaya 27:12 Maka pada waktu itu TUHAN akan mengirik mulai dari sungai Efrat sampai sungai Mesir, dan kamu ini akan dikumpulkan satu demi satu, hai orang Israel!
Apa yang dimaksud dengan ayat ini? Selama ini aku berpikir secara harafiah, akan tetapi setelah kemarin mendengar yang dijelaskan Max, aku baru tahu arti sesungguhnya.
Mulai dari sungai Efrat ini [...]
Bego
April 2, 200707.00 WIB kebaktian dimulai di GPI Jalan Suci, Malang. begitu banyak yang kemarin diungkapkan selama kebaktian.
09.30 WIB kebaktian selesai dan aku turun kebawah untuk mengambil saat sejenak untuk merenung apa yang telah aku terima.
10.15 WIB aku ketemu Pak Adri. wah ternyata beliau bener-bener ciamik. beliau menerangkan segala sesuatunya dengan sangat gamblang. dan ternyata selama ini [...]





